Sintered stone dan quartz sama-sama banyak digunakan sebagai material untuk kebutuhan interior modern. Secara visual, keduanya dapat menghadirkan tampilan premium, tetapi proses produksi dan karakter materialnya berbeda.
Perbedaan tersebut berpengaruh terhadap performa dan kemungkinan aplikasinya. Sintered stone hadir dengan karakter yang memungkinkan penggunaannya untuk kebutuhan desain yang lebih luas, termasuk area interior maupun eksterior.
Apa Itu Quartz?
Quartz merupakan material rekayasa yang menggunakan mineral kuarsa yang dipadukan dengan resin sebagai bahan pengikat serta pigmen untuk menghasilkan berbagai pilihan tampilan.
Material ini biasanya digunakan untuk kebutuhan interior, seperti countertop, vanity, maupun berbagai elemen desain lainnya. Kandungan resin di dalamnya menjadi salah satu karakter yang membedakan quartz dengan sintered stone, terutama dalam menghadapi suhu tinggi dan paparan sinar UV.
Apa Itu Sintered Stone?
Sintered stone merupakan material berbasis mineral yang diproses melalui tekanan dan suhu sangat tinggi tanpa menggunakan resin sebagai bahan pengikat. Proses tersebut menghasilkan material dengan kepadatan tinggi, tingkat penyerapan air yang sangat rendah, serta ketahanan yang mendukung penggunaannya untuk berbagai kebutuhan desain.
Berbeda dengan quartz yang umumnya digunakan untuk kebutuhan interior, karakter sintered stone memungkinkan aplikasinya menjadi lebih luas, mulai dari lantai, dinding, countertop, hingga façade
.[Gambar di docx client: image artikel sintered stone vs quardz.jpg]
Keunggulan Sintered Stone Dibandingkan Quartz
Salah satu perbedaan utama keduanya terletak pada ketahanan terhadap panas. Karena tidak menggunakan resin sebagai bahan pengikat, sintered stone memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi yang lebih baik.
Perbedaan juga terlihat pada penggunaan di area yang terpapar sinar matahari. Ketahanan terhadap sinar UV membuat sintered stone dapat digunakan untuk kebutuhan interior maupun eksterior, sehingga memberikan fleksibilitas aplikasi yang lebih luas.
Selain performa material, sintered stone juga dapat diproduksi dalam format big slab yang memungkinkan terciptanya bidang lebih luas dengan sambungan yang lebih sedikit. Karakter ini memberikan tampilan yang lebih seamless sekaligus membuka lebih banyak kemungkinan dalam desain.
Titanium Sintered Stone, Performa dalam Format Big Slab
Titanium Sintered Stone dihadirkan oleh PT Surya Multi Cemerlang, bagian dari Platinum Ceramics Group yang telah berpengalaman selama 55 tahun di industri tile Indonesia. Lalu, Titanium Sintered Stone hadir dalam format big slab 120×240 cm, sehingga mampu menciptakan bidang yang lebih luas dengan sambungan yang lebih sedikit. Titanium Sintered Stone diproduksi menggunakan Lamina Machine berteknologi Italia dengan daya tekan hingga 10 kali lebih tinggi dibandingkan mesin konvensional dan telah bersertifikasi Halal. Titanium Sintered Stone juga memiliki bending strength di atas 400 kg/cm² dan tingkat penyerapan air di bawah 0,05%.
Didukung ketahanan terhadap sinar UV, Titanium Sintered Stone dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan desain interior maupun eksterior, memberikan fleksibilitas lebih luas dalam merancang sebuah ruang.
Lebih Banyak Kemungkinan dengan Titanium Sintered Stone
Perkembangan material membuat kebutuhan desain tidak lagi hanya berbicara mengenai tampilan. Performa, fleksibilitas aplikasi, serta kemampuan material untuk digunakan pada berbagai area juga menjadi pertimbangan penting.
Dengan karakter material yang tahan terhadap panas dan sinar UV, tingkat penyerapan air yang sangat rendah, serta format big slab, Titanium Sintered Stone menawarkan lebih banyak kemungkinan untuk kebutuhan desain modern, baik untuk interior maupun eksterior.
Siap menghadirkan lebih banyak kemungkinan dalam desain Anda? Eksplorasi koleksi Titanium Sintered Stone dan hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.




